Showing posts with label Event. Show all posts
Showing posts with label Event. Show all posts

Monday, April 2, 2012

KBB #28 : Torta Pasqualina

Akhirnya bisa tayang juga


Torta Pasqualina is a typical Italian Easter recipe that comes from Liguria. It is a traditional tart made with a thin pastry stuffed with vegetables, ricotta cheese, Parmesan and eggs and it is traditionally prepared the Easter day as an appetizer. Source : Italian Food Recipe

Ini salah satu tantangan yang lumayan rumit, selain perlu waktu, horenzo yang harusnya dipakai diresep ini, saya ganti dengan daun melinjo muda :P agak aneh memang, tapi apa mau dikata si horenzo yang dicari tak ketemu juga. Majorkam, diganti juga dengan basil dan oregano.

Yang paling sulit adalah menggilas adonan kulit sampai tipis, mesti hati-hati karena takut robek. Nah untuk rasa, ehmm kalau tak diberi keju parmesan atau cheddar sebanyak-banyaknya, rasa cake ini bener-bener tak berasa aka anyep. Harus ditambah sedikit garam dan keju.


Untitled Export1-2


Ingredients:

DOUGH:
600 g (1 lb 5 oz) white flour
6 Tbs olive oil
a pinch of salt

FILLING:
1 kg (2 lb) Swiss chard (silver beet) or spinach
400 g (0.9 lb) cottage cheese/ricotta cheese
100 g (3.5 oz) parmesan
10 eggs
2 teaspoons marjoram, chopped
2 teaspoons parsley, chopped
garlic, minced (optional)
olive oil
salt, pepper

DSC_0023

Preparation:

1. DOUGH:
-Combine flour, oil, a pinch of salt and enough cold water to make a medium soft dough.
-Knead well for 10 minutes or until the dough becomes elastic. -Divide the dough into 14 balls.
-Cover with cloth and let stand for about 1 hour.


Untitled Export1


2. FILLING:
-Clean, wash and dry the Swiss chard.
-Place in a saucepan with little boiling water and cook at high heat until wilted.
-Cool, then squeeze out excess liquid and chop finely.
-Add 50 g (1.7 oz) parmesan cheese, marjoram, parsley, garlic and 2 eggs. Season with salt and pepper.

3. Oil a round shallow oven dish, 9 inches (22 cm) in diameter.

4. Flatten each piece of dough, one at a time, making each a very thin disk, larger than the baking pan you are going to use.

5. Lay the pastry on the oven dish, allowing it to flow over the edges. Oil it lightly.

6. Place another disk over it and repeat until you have used 7 disks.

7. Spread the Swiss chard stuffing over the dough, and then spread the cottage cheese over the greens level with a knife.

8. Make 8 small cavities. Pour a raw egg into each cavity and sprinkle each with salt, pepper and remaining parmesan cheese.


DSC_0054

Tuesday, January 3, 2012

Happy New Year 2012

Tiap harinya bermakna, tiap minggunya terasa, bulan sampai tahun. Pasti ada kesenangan, kesedihan, juga hal-hal baru yang datang ditahun kemarin. Menoreh seperti buku yang ditulis oleh pena yang tak terhapus. 

Tahun ini, pasti banyak harapan, banyak torehan baru dibuku putihmu...




Selamat Tahun Baru 2012

 Semoga tercapai segala sesuatu yang terbaik ditahun ini

Friday, December 2, 2011

KBB #26 : Panettone

Setelah lama ga nge blog akhirnya, karena tugas tantangan KBB mau ga mau harus ngisi blog :P. Terus terang panggilan nge blog selalu ada, tapi panggilan kehidupan dunia nyata lebih penting dari sekedar mengisi blog ini.  Kalau nantinya kata orang, "wah kasian yah loe ga bisa nge-blog lagi" atau "elo sih pake acara homeschool anak-anak jadi waktu buat diri loe ga ada", Pilihan, tentu iya. Saya sih menganggap aja selentingan itu pemicu untuk nge blog lagi dan anggap aja itu juga "kompor" untuk bisa memanage waktu saya yang ga banyak ini. 

Simple, bukan ga mau isi blog ini, hanya saja ada prioritas lain yang saya anggap lebih membutuhkan perhatian lebih. Jadi selama 2 bulan saya OFF blogging dan browsing, rasanya cukup lah untuk belajar gimana caranya membagi waktu saya dengen efektif untuk kegiatan dunia nyata dan dunia maya.

                                                                       ******************

Oke, ga usah panjang-panjang ceritanya ;) kali ini, ada Panettone si roti italia yang jadi tantangan KBB untuk bulan Desember. Bertepatan dengan bulan Natal, cocok rasanya si panettone disuguhkan di meja makan saat perayaan Natal. 

Teksturnya yang perpaduan roti juga cake memang khas. Apalagi aroma lemon yang membalut di rotinya dipadu dengan buah kering, bikin mulut kita terasa segarnya. 

Untuk resepnya, host kita bulan ini memilih resep Panettone dari The Worldwide Gourment. Ini dia resepnya.





Panettone


Ingredients
- 1 1/2 cakes of fresh baker's yeast
- 65 ml (1/4 cup) sugar
- 6 tbsp. warm water
- 6 egg yolks
- Finely grated zest of 1 lemon
- A pinch of salt
- 500-750 ml (2-3 cups) flour
- 100 ml (6 tbsp.) diced candied peel
- 100 g (6 tbsp.) + 2 tbsp.butter
- 4 tbsp. sultanas
- 4 tbsp. currants
- 1 tsp. vanilla



Method

Sprinkle 1 tbsp. granulated sugar and the yeast over the warm milk and let sit 3 minutes; mix and let rest in a warm draft-free place (e.g., a warm oven that has been turned off) until the mixture has doubled in volume, approximately 5 minutes; pour the mixture into a bowl, add in the egg yolks, vanilla, lemon zest, salt and remaining sugar; gradually mix in 500 ml (2 c.) of the flour by hand until a smooth consistency is attained - the dough should easily come together into a ball; gradually add the butter cut into small dice and beat until the dough becomes smoother and more elastic; add 125 to 250 ml (1/2 to 1 c.) more flour until the dough is firm and silky but not sticky; place the ball onto a lightly floured surface. Knead the dough for approximately 10 minutes. 

When the dough is smooth and shiny, place into a buttered bowl; dust lightly with flour, cover with a kitchen towel and place in a warm draft-free place for about 45 minutes until doubled in volume; punch down the dough firmly with your fist and flatten it out in the bowl; add the candied lemon peel, raisins and currants and knead until well distributed but without working the dough more than necessary; line a large bread pan with brown paper that has been well buttered on both sides; place the dough in the pan and trace a cross on top;
cover with buttered paper and let rise again in a warm place for 15 minutes; remove the paper from the top; brush the top with softened butter.









Baking
Preheat the oven to 200°C (400° F);

place the bread pan on the middle rack of the oven and bake for 10 minutes; reduce the oven temperature to 160° C (350° F) and continue baking for another 30 to 40 minutes, brushing again with melted butter; the bread is done when the surface is golden and crispy; remove from the oven; remove the paper and let cool for 15 minutes before unmolding.






Memang resepnya panjang banget, jadi perlu waktu untuk mencernanya. Belum lagi ternyata ada trik nya untuk kembuat panettone yang cantik. Panettone saya ini agak-agak kurang mengembang bagus, mungkin karena adonannya agak berminyak. 

Soal rasa sih, menurut saya enak dan beda sama roti kebanyakan. Lebih padat dan berserat. Ga ringan kayak roti biasa dan ga spongy seperti cake.  Buah keringnya saya hanya memberi banyak kismis dan sedikit sultana, cukup OK lah untuk ukuran saya yang baru belajar ;)

Monday, October 3, 2011

Scones

DSC_0042



Scones
Sumber : Edmons cookery Book, NZ
Untuk 12 potong

Bahan

3cup terigu
6sm baking powder ( aku pake BPDA)
1/4 st garam
75 gr butter/mentega
1-1.5cup susu ( aku pake whip cream)

extra susu untuk olesan

Cara:
ayak tepung terigu, baking powder, garam ke dalam mangkuk. masukan mentega, remas hingga berbutir ( ky bikin pie).
tambahkan susu, aduk cepat pake pisau pastry sampai adonan lembut.
Taroh di meja yg sdh di tabur tepung. gilas bbrp kali. letakan dan tekan2 adonan scones diatas baking tray, iris 12 potongan yg sama besar. sisakan jarak 2cm antara satu scones dgn yg lainnya. oles susu segar,panggang oven 220C hingga matang kecoklatan..(kur leb 12menit)



DSC_0046


Ini kali kedua scones ini dibuat, pertama resep dari Mira, scones rasa Lemon tapi sama sekali ga ada report karena mulut-mulut lapar di rumah saya sudah langsung menghabiskan satu resep scones lemon itu. 


Selanjutnya resep original dari blog KBB yang katanya empuk dan enak itu, proses membuatnya gampang, hampir mirip dengan proses pembuatan roti tanpa isi. Tinggal menguleni adonan sampai kalis kemudian di bentuk dan dipanggang.

Scones ini paling enak di makan hangat "fresh from the oven"...

Untitled Export

Maap mood saya sedang naik turun foto dan cerita terlihat seperti asal..hiks

KBB #25 : Scones


DSC_0103


Happy Birthday KBB
resep dan cerita menyusul ;)

Monday, August 1, 2011

KBB #24 : Rich Chocolate Tart

Phewww, tantangan KBB kali ini udah pasti ga bakalan ikutan round up, selain mepet waktunya saya masih disibukan dengan urusan lain. Riweuh sana-sini, dan suka banget kayaknya ngerjain tugas di akhir waktu :P

Tadinya waktu baca resep udah terpikir bakalan susah, belum lagi coklat yang banyak itu harus di tim. Kerjaan yang paling ga disuka yaitu nge-tim coklat. Selain agak sedikit repot juga kita harus tau kapan si coklat mesti diangkat biar ga gosong.

Nah dengan satu tekad yaitu mematahkan pikiran, bahwa resep tart ini sulit mulailah saya mengeluarkan berbagai bahan sesuai resep si tart coklat. Kebetulan sekali, ada sisa coklat masih tersimpan rapi di lemari es. Cihuyy ga perlu repot ke toko bahan kue.

Ga sampe setengah hari tart coklat ini jadi....


DSC_0039


KBB#24: Rich Chocolate Tart
Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.
Untuk 10 porsi

Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP, lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Panaskan oven, suhu sedang (moderate). 

Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.


Chocolate Tart


Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow).

Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. Masukkan krim, coklat dan ekstrak. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.


Rich Chocolate Tart

Kalau mau tanya hasilnya, bener deh tart ini enak banget, terutama untuk penggemar coklat walau agak sedikit kemanisan di lidah saya. Cuma ternyata gampang banget bikinnya, ga sesulit yang dibayangkan. :D

Monday, July 4, 2011

Rujak Serut ala Lina Hidayat

Siapa sih yang ga kenal Rujak Serut, sepertinya dari semenjak saya kecil si rujak serut ini udah ada. Biasanya jualannya dulu didorong gerobak ala abang-abang. Tapi seiring dengan waktu, saya hampir ga pernah melihat lagi si tukang rujak serut.

Sekarang kebanyakan tukang rujak dorong ya rujak ulek, yang bumbunya di ulek dulu kemudian kita tinggal pilih deh jenis buahnya untuk dicampur ke bumbu rujak. Bumbu rujaknya juga beda dengan si rujak serut. Kalau yang diulek lebih kental dan banyak gula merahnya. Kalau rujak serut bumbunya lebih encer dan warnanya juga ga kecoklatan seperti rujak uleg.

Rujak Serut

Saya juga udah jarang banget menyantap rujak satu ini. Asli deh waktu Lina Hidayat bawa satu box besar rujak serut ini langsung bikin air liur saya keluar. Ga tahan sama aroma buah mangga kweni yang harum itu. Udah gitu rujak serut versi Lina beda lagi dengan rujak serut versi abang-abang yang dulu banget saya makan. Versi Lina kuah rujaknya dari jeruk peras, serger banget !                             

DSC_0065

Rujak Serut Kweni
Sumber : Lina Hidayat

Bahan :
1 kg Bengkoang
1 kg Wortel
2 buah Nanas
1 kg Mangga Kweni
1 kg Jeruk peras
3 ons cabe merah, buang bijinya blender
1 kg gula pasir
garam
air jeruk lemon (bila suka)

DSC_0063

Cara Membuat :
Serut semua bahan buah, kemudian sisihkan ditempat besar.
Cairkan gula pasir dengan cara di rebus dengan air (sesuaikan dengan jumlah gula)
Peras jeruk sisihkan di wadah bersih.
Setelah gula dingin masukan kedalam campuran buah yang sudah diserut, kemudian masukan cabe yang sudah diblender kedalam campuran buah dan air gula. Aduk rata cicipi dengan menambahkan sedikit garam dan air perasan jeruk tadi. Jika suka asam bisa ditambahkan sedikit perasan air jeruk lemon
Siap dihidangkan dengan menambahkan es batu.

O iya, rujak ini kita makan waktu ada acara kumpul emak-emak KBB...seruuu !


                                                                  *************************

Dari janjian kita member group KBB khususnya blackberry group di twitter dan room chat bbm setelah tanpa di duga tanggal 3 Juli 2011 jadi tanggal keramat, kenapa ? Phheeeeww ternyata rencana yang berbulan-bulan dibahas bisa terlaksana. Atas persetujuan mbak Emma Isti yang rela menyerahkan rumahnya untuk di obrak abrik ditanggal itu ibu-ibu rempong dengan dalih latbar akhirnya kumpul juga :P kebetulan banget group member dari Balikpapan Kalimantan, Lanny datang juga diacara ini. Eh ada juga Mira, Yohana, Olin yang datang dari Bandung.

O iyaaa..Lanny sengaja bawa kepiting segede-gede gaban yang udah dikasih bumbu...sedappp banget Lan..;) kapan-kapan kalo dateng lagi bawain yah :P

DSC_0013

Pokoknya seru deh bukannya latihan bareng banyakan ngerumpi pluesss makan kekenyangan, foto-foto juga cuma dikit hikkksss.....

DSC_0011

dari kira ke kanan (berdiri) : Mbak Emma, Citra aka Bucit, Lanny, Mira. dari kira ke kanan (duduk) : Lina Hidayat, Pipit, Sherry, Jane, Anne (btw Olin kemana yah ?)

DSC_0012

*Aduhh maaakkkk, kok akhirnya kamera gw fokus ke elu doang sihhhhh...hadeeehhhh* :P maapkeun ibu-ibu yang laen yang pada blur wekekekekekek :P

Thursday, June 2, 2011

KBB #23 : Cheesy Fun

Jangan mengira tiap baking bakalan sukses, ini kejadian sama saya. Bayangin udah baca resep berkali-kali udah tanya sana-sini dan udah nyiapin bahan, apa yang terjadi ? Semua  usaha hilang dalam hitungan menit....iyaa kue saya untuk tantangan KBB kali ini gagal dengan sukses...G o s o n g !

Tadinya saya sudah punya bayangan cheese cake ini bakalan keliatan indah dipandang dan enak dilidah, dengan perpaduan dua bahan keju yang beda dan cukup memeras kantong ...cling dalam benak saya ini pasti bakal jadi salah satu dessert favorit. Tapi apa daya bayangan indah tetap bayangan...dan hasilnya bisa dilihat digambar ini...:P liat deh balutan kacang-kacangannya hitam legam.

Saya memang menggunakan loyang muffin berbahan telfon, karena memang mau menyajikan cheesecake ini lebih personal. Tapi ternyata panas ovennya malah membuat si bagian luar kue matang duluan. Nah jadi, adonan cheesecake masih belum set, tapi adonan kacangnya sudah matang dan gosong duluan. Mungkin karena luas yang lebih kecil dibandingkan dengan loyang kue ukuran standar.




Lemon Cheesecake
Sumber: Successful Baking via KBB

Cheesecake ala Italian ini memiliki rasa citrusy yang enak sekali disantap dengan espresso kental.

Bahan-bahan :
Untuk 8-10 porsi
¼ cup port ----- (*sejenis wine - bisa diganti)
¼ cup orange juice
75g sultanas
150g mascarpone
400g ricotta
125g gula kastor
2 btr telur, pisahkan kuning dan putihnya
3 buah lemon, parut kulitnya
60g tepung terigu
80g manisan apricot, iris tipis

Crust:
30g mentega tawar
185g kacang2an, haluskan
8 sdt gula kastor
4 sdt dark brown sugar
½ sdt bubuk kayu manis
¼ sdt bubuk mixed spice

Panaskan oven 170C. Siapkan loyang ukuran 23cm, olesi dasar dan sisi2 loyang dengan mentega leleh. Alasi dasar loyang dengan baking paper, lalu olesi mentega leleh.

Panasi port, orange juice, dan sultanas di dalam panci selama 5 menit. Angkat dari api, tutup dan biarkan selama 15 menit.

Crust: panaskan mentega hingga leleh, masukkan kacang2an, semua gula dan rempah-rempah; aduk rata. Letakkan di dasar dan sisi loyang, tekan-tekan supaya padat dan melekat.

Kocok mascarpone dan ricotta hingga lembut, lalu masukkan gula, kuning telur dan parutan kulit jeruk, lalu masukkan tepung, aduk hingga rata dan lembut. Masukkan campuran sultanas-port-orange juice dan apricots.

Kocok putih telur di dalam mangkuk yang bersih dan bebas lemak hingga soft peaks. Masukkan putih telur kocok ke dalam campuran keju. Tuang ke dalam loyang, ratakan permukaannya.


DSC_0022
Letakkan loyang ke atas loyang oven/loyang biscuit (oven tray/baking tray), panggang selama 1 jam, atau hingga permukaan cheesecake set tengah2nya dan berwarna emas kecoklatan di sekelilingnya. Matikan oven. Biarkan cheesecake di dalam oven dengan pintu dibuka sedikit selama 50-60 menit.

Keluarkan cheesecake dari oven. Gunakan pisau tumpul secara perlahan ke sekeliling cheesecake, lalu biarkan hingga betul2 dingin. Keluarkan cheesecake dari loyang dan dinginkan dalam kulkas selama 2 jam sebelum disajikan.

Tips: olesi mentega leleh ke sekeliling loyang agak tebal sehingga crust kacang akan terbalut secara merata.


LCC

Hasilnya : soal rasa sih menurut saya agak kemanisan dibanding cheesecake jepang yang pernah saya buat sebelumnya. Dan adonan cheesecake ini setelah matang jadi memadat tidak seperti kebanyakan kue dengan tekstur spongy kesukaan kami. Tapi masih tetap ok lah buat dessert walau bukan favorit ;D

Saturday, April 23, 2011

Masak Bareng Yukk ! Edisi April : Muffin Wortel

Bikin muffin sebenernya ga begitu susah, tapi ada kalanya si muffin ga mau ngembang, seperti muffin wortel ini. 2 muffin sebelumnya selalu ngembang bagus walau dengan percobaan berkali-kali dan tanya para "bakuler" (sebutan buat seseorang yang membuat kue rumahan untuk dijual)

Jadi inget pertama kali bikin muffin, ya ampun ga ngembang sama sekali dan keras ! Arrghhh...sampai akhirnya karena ikut salah satu group yang rajin banget baking si muffin bisa di taklukan. Tapiii kenapa muffin wortel ini ga ngembang bagus padahal rasanya unik :( apa karena panas ovennya kurang atau cara pengadukannya yang salah.

Muffin Wortel

Resepnya saya dapat dari seorang teman bakuler yang beneran rajin banget bikin kue, untuk dijual atau untuk konsumsi sendiri. Sepertinya tiada hari tanpa baking ...(hebat !) Kenapa pengen coba muffin ini ? sebelumnya pernah makan cake wortel nan lembut (bikin sendiri) ditambah creamchees emang jadi paduan lezat, nah kalo muffin wortel ? iya jelas saya penasaran.

Ini dia resepnya :

Muffin Wortel
Sumber : Lina Hidayat

Bahan :
250 gr tepung terigu
1.5 sdt baking powder
1 sdt kayu manis bubuk
1/4 sdt cengkih bubuk
1/4 sdt garam
75 ml minyaj goreng
75 ml madu
2 butir telur ayam
3 sdm yogurt tawar
150 gr nanas, poting dadu

Muffin Wortel

Cara Membuat :
Panaskan oven sampai suhu 170 derajat celcius. Olesi cetakan muffin dengan sedikit minyak.
Campur terigu dengan baking powder, kayu manis bubuk, cengkih bubuk, dan garam. Aduk rata lalu sisihkan.
Campur minyak, madu, gula pasir dan telur, lalu aduk rata.
Masukan campuran tepung. Aduk sebentar, lalu tambahkan wortel, yogurt dan nanas. Aduk rata kembali.
Tuang adonan ke dalam cetakan muffin. Panggang selama 30-40 menit hinggamatang.
Angkat sajikan, untuk 8 buah

DSC_0028

Nah karena saya udah lama banget ga ikutan event Masak Bareng Yukk ! edisi ini akhirnya bisa juga ikutan, berkat si muffin wortel :P

Sunday, March 27, 2011

KBB #22 : Made in Indonesia with Spun Sugar

Tantangan KBB kali ini memang rada bikin pusing juga. Beneran baru denger yang namnya Spun Sugar aka Rambut Nenek aka Angel's Hair. Sempet browsing di google, ini satu-satunya cara melihat penampakan si spun sugar. Aww ternyata banyak juga gambar yang ada. Sampai cara pembuatannya juga diulas tuntas di internet, artinya saya dong yang katro ;P

Pikir-pikir kue atau cake yang cocok untuk si spun apa ya ? kebetulan banget pas weekend ada ibu saya yang sengaja datang bawa tape, kepikiran bikin cake tape dari blognya Vania (saya pake versi bahasa indonesia) Cocok lah, selain memang made in Indonesia juga cake ini kan pembuatannya di panggang.

Cake Tape

Sugar Syrup
Sumber : Dessert Techniques by Le Cordon Bleu Cooking Schools via KBB

Silakan pilih:
Medium use 1 ¼ cups sugar to 1 cup water.
Heavy use 1 ¼ cups sugar to ⅞ cup water.

Step :

1. Heat the sugar syrup to 311 F then plunge into a pan of cold water to halt the cooking process.
2. Cover your work surface with parchment paper. Holding a rolling pin in one hand over the paper, dip the whisk into the sugar syrup and flick it back and forth over the rolling pin so that railing threads are formed.
3. Gently gather up the strands and fold them back over the rolling pin. Loosen and lift them or slide them off the pin gently.
4. Break the sugar in half and gently shape each half as desired in your hands.




Cake Tape

Cake Tape Singkong
Sumber : Vania

Bahan :
300 gr peuyeum (tape singkong) yg tua, buang seratnya (~sumbunya)
75 ml susu kental manis --50 ml
6 kuning telur ayam & 4 putih telur ayam -- 5 telur utuh
200 gr gula pasir halus --180 gr
1/8 sdt vanili bubuk --1/4 sdt
150 gr mentega, lelehkan --100 gr butter+50 gr margarine
100 gr keju cheddar parut
Ayak:
175 gr tepung terigu
1/2 sdt baking powder --1 sdt 

Cara Membuat :
1. Siapkan loyang bundar 20 cm berlubang tengah. Semir mentega, taburi sedikit terigu.
2. Haluskan peuyeum dengan garpu, campurkan dengan susu kental manis. Aduk rata, sisihkan.
3. Kocok telur dan gula hingga gula larut dan kental. (pake mixer berkecepatan tinggi ya)
4. Tambahkan vanili, kocok rata. Masukkan campuran peuyeum halus sedikit2 sambil kocok hingga rata.
5. Tuang mentega leleh, aduk rata.
6. Tambahkan campuran tepung terigu dan 50 gram keju cheddar, aduk rata.
7. Tuang ke dalam loyang dan panggang dalam oven panas bersuhu 160 C (sy pake 180 C) selama 45 menit hingga matang. (u/ cupcake wkt-nya lebih pendek)
8. Angkat, dinginkan. Potong2 dan sajikan

Wednesday, February 23, 2011

Home Made Food Festival - NCC 2011

Bertemu dengan beberapa teman dunia maya memang pasti mengasikkan, walau belum pernah bertatap muka sebelumnya. Ini pun terjadi disalah satu acara besar NCC - Home Made Food Fiesta yang digelar tanggal 19 Februari 2011 kemarin.

DSC_0053

Pecinta kuliner tumpah ruah disini, dengan membawa berbagai macam makanan potluck, kamu tinggal sebut nama makanan itu dan taraaa semua ada disini. Karena lebih dari 100 jenis makanan mewarnai meja panjang di dua ruangan berbeda.

DSC_0054

Dari makanan besar sampai dessert tertata rapi. Kami pengunjung tentunya sudah tak sabar menanti acara icip-icip makanan. Tapi tentu sebelumnya ada rangkaian acara untuk tetap memeriahkan event ini. Sambutan dari mbak Fatmah selaku founder NCC yang menceritakan awal berdirinya klub kuliner tersebut. Tentunya tak ketinggalan sambutan dari pihak CNI sebagai salah satu sponsor HMFF.

DSC_0039
Sebagian snack dan makanan manis

DSC_0026
Cupcakes cantik dengan topping fondant

Pojok photography jadi salah satu favorit event ini. Endah pemilik usaha iklan membawa lengkap peralatan foto pro nya. Dari mulai lampu sampai pernak-pernik foto tertata rapi di salah satu sudut ruangan. Lumayan banyak pengunjung yang mencoba membuat foto makanan dipojok itu. Yah..asik juga kan mencoba peralatan canggih untuk berfoto sekalian urusan styling juga sudah ditangani Endah. Peminat hanya datang dan langsung menjepret sisi yang mereka mau.

DSC_0076

Di pojok ini juga digelar lomba foto khusus pengunjung. Hadiahnya tak kalah seru dan bagus. Tiga pemenang mendapat perlengkapan foto yang sayang kalo dilewatkan.

CNi sendiri menggelar lomba kreasi coklat keluaran  dengan merek UP. Lomba dibagi 2 kategori yaitu minuman dan makanan. Peserta lombanya pun lumayan banyak, semuanya ibu-ibu. 

DSC_0080
Hasil karya Jane Sipasulta


DSC_0088
Cake dengan isi ganache

DSC_0066
Salah satu minuman hasil karya peserta lomba

Seru, apalagi saat acara pencicipan makanan. Ehmm jangan ditanya, semua makanan memang enak walau saya sendiri tak sempat mencicipi banyak. Hanya  kue kecil dan sedikit makanan berat. Tak ketinggalan ngobrol beberapa saat dengan beberapa teman di klub sebelah. Enaknya memang sembari makan ya sembari ngobrol ga bakal putus-putus sampai makanan di piring habis.

DSC_0097
Jane, Ema, Ienas

Well thanks buat Citra dan kawan lain yang telah memberi saya kesempatan kedua untuk melihat event besar ini, semoga tahun depan NCC bisa menggelar event yang sama..Selamat dan Sukses ..!

Monday, November 1, 2010

Masak Bareng Yukk ! : Yang Khas dari Bali - Pisang Rai

Event Masak Bareng Yukk ! , kali ini mengusung tema Aneka Hidangan Khas Bali, kebetulan sekali saya punya sahabat yang asli Bali. Tanya punya tanya, ternyata ada banyak makanan khas Bali yang saya sendiri belum pernah dengar namanya. 

Sahabat saya merekomendasikan sate tusuk ala Bali yang ternyata sama sekali tidak menggunakan bumbu kecap atau bumbu kacang seperti kebanyakan sate yang saya lihat selama ini. Ehm tapi setelah saya mendapat resep sate itu, secara tidak sengaja resep yang telah di kirim terhapus oleh kesalahan sendiri, arrghh !

PIsang Rai

Saya pun googling resep lain untuk ikut event ini, dalam benak saya resep snack pasti lebih gampang dibuat dibanding demgan resep makanan besar. Cukup sulit menemukan snack atau penganan ringan asal Bali ini, dengan memasukan kata kunci di google akhirnya saya temukan juga resep yang cukup mudah di buat. Yup...Pisang Rai jadi pilihan untuk event MasBar kali ini.


PIsang Rai

Pisang Rai
Sumber : Resep Masakan Indonesia

Bahan Pisang Rai :
  • Pisang tanduk 4 buah, kupas, potong serong
  • Air 1 liter
  • Kelapa muda 200 gram parut
  • Daun pandan 2 helai, simpulkan
  • Garam 1/4 sendok teh
Bahan Tepung :
  • Tepung beras 30 gram
  • Tepung terigu 80 gram
  • Air 150 ml
  • Garam 1/2 sendok teh
  • Gula pasir 1/2 sendok teh

PIsang Rai


Cara Membuat :
  1. Campur kelapa parut, 1 helai daun pandan dan garam. Aduk hingga tercampur rata, kukus selama 15 menit. Angkat, sisihkan.
  2. Campur semua bahan adonan tepung, aduk hingga tercampur rata dan adonan licin.
  3. Campur air dan 1 helai daun pandan, rebus hingga mendidih.
  4. Celupkan pisang dalam adonan tepung hingga rata. Angkat, lalu masukkan dalam air mendidih. Masak hingga matang dan mengapung. Angkat, tiriskan.
  5. Gulingkan pisang rebus dalam kelapa parut, kukus hingga permukaan pisang tertutup kelapa.
  6. Sajikan pisang rebus balut kelapa dengan kinca gula merah.
Untuk 6 porsi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...